Di PT Servo Lintas Raya (SLR), keselamatan tidak berhenti pada perlindungan fisik dari kebisingan atau debu. Dalam kerangka Hygiene Industri, Divisi SHE juga bertanggung jawab mengelola faktor psikososial — seperti stres, beban kerja, dan kualitas interaksi sosial — yang secara langsung memengaruhi kewaspadaan dan kinerja operator, terutama di jalur hauling yang beroperasi 24 jam.
Program Psikososial ini adalah upaya untuk mengendalikan bahaya non-fisik yang berpotensi memicu human error dan kecelakaan kerja.
1. Pengendalian Beban Kerja dan Fatigue
Risiko psikososial utama operator adalah stres dan kelelahan mental akibat ritme kerja yang monoton, tekanan target, dan jam shift yang panjang.
2. Program Keseimbangan Hidup & Dukungan Sosial
Pekerjaan di lokasi terpencil (remote site) dapat menimbulkan stres isolasi dan konflik antara tuntutan pekerjaan dan kehidupan pribadi.
3. Keadilan Organisasi dan Job Demand
Perasaan tidak adil, kurangnya apresiasi, atau ketidakjelasan peran dapat meningkatkan stres psikososial.
Dengan mengelola faktor psikososial, PT Servo Lintas Raya memahami bahwa keselamatan fisik dimulai dari kesehatan mental yang stabil. Program ini memastikan bahwa pikiran operator terlindungi dari stres dan burnout, sehingga mereka dapat fokus 100% pada tugas kritis di jalur hauling.
Copyrights © 2025 - PT SERVO LINTAS RAYA